Tuesday, June 19, 2012
Hormon Sensi
Katanya, hormon bumil itu sedang tak menentu, melonjak-lonjak. datangnya hormon kehamilan, maceman progesteron gitu. kedatangan si hormon selain membuat tubuh bumil berubah perlahan, juga membuat bumil jadi sensian. gak nyambung? sebetulnya nyambung sih, dimana hormon itu sangat memengaruhi kita saat emosi, senang, sedih, intinya saat berekspresi. nah saat hamil itu, hormon yang tengah bergejolak di tubuh bumil sedang aktif-aktifnya. lonjakan hormonal inilah yang memengaruhi mood (swing mood) dari bumil.
kenapa jadi ngomongin bumil sensian?
karena itu saya. lagi sensian. sama segala hal. dan hari ini biang keroknya (aduh, bahasanya rude banget deh eva!) adalah suami sendiri, alias oz :(
he makes me cry because his texts to me on blackberry messangers. gara-garanya apa? soal "jalur naik motor di gang" aja dooong.. kurang penting apa lagi coba???
sebenarnya, saya yang mulai, punya pengalaman ngeselin (tapi bodor) soal jalur motoran ini. tapi oz itu nanggepinnya ga enakin banget. saya nyebutnya: menyudutkan, menggurui, dan tidak memihak saya.
padahal saya emang salah, tapi soal hal remeh temeh gini oz malah ngasih komen ga ngenakin. bisa ga sih komennya yang lebih earthy? cliche? maceman: "hahaha, yaudah gitu aja dipikirin, udahlah lupain aja"
sepertinya kalo aja dia njawabin bbm saya pake bahasa yang diplomatis, saya rasa ga bakal bikin saya jadi emosi tingkat bulan (saking tingginya, lebih tinggi dari angkasa bumi)..
-______________________-
oya, ini ada penjelasan dari blog www.drprima.com tentang nyeri perut bagian bawah.
"Rasa nyeri di bagian bawah perut bisa disebabkan karena : pertama, kehamilan yang semakin membesar membuat ligamentum penggantung rahim dengan dinding perut menjadi melar dan tertarik sehingga terasa nyeri. Karena lokasinya ada di kanan dan kiri rahim maka nyerinya pun bisa dirasakan pada kedua sisi atau salah satu dan berpindah-pindah."
--------baiklah dok, i should less worried then. No?
selain itu, ini ada penjelasan tentang keadaan janin bumil yang baru menginjak usia awal. saya copas dari http://desiemeilana.wordpress.com :)
Bulan kesatu:
Biasanya tubuh mulai merasa sering lelah akibat perubahan hormon dan emosi ibu mulai berfluktuasi yaitu bisa marah atau senang secara tiba-tiba. >>>TUH KAN! SAYA BANGET HARI INI!!
Perkembangan pada janin antara lain, kantung ketuban yaitu kantung air ketat di sekitar sel telur yang telah dibuahi sudah terbentuk. Kondisi ini membantu bantal embrio berkembang selama kehamilan.
Selain itu plasenta juga mulai berkembang sejak bulan pertama. Plasenta berbentuk bulat dan berfungsi mentransfer nutrisi dari ibu ke bayi dan juga membawa limbah dari bayi.
Sel darah mulai mengambil bentuk dan sirkulasi akan dimulai serta terbentuk adanya lingkaran hitam untuk mata. Pada akhir dari bulan pertama kehamilan ini bayi sudah berukuran sekitar 6-7 mm (seukuran beras).
Bulan kedua:
Mulai mengalami sering buang air kecil akibat membesarnya uterus atau rahim dan terkadang agak mengganggu di malam hari*
Perkembangan pada janin:
Seiring bertambahnya bulan, maka fitur wajah janin mulai berkembang.
Mulai ada sedikit lipatan kulit untuk telinga di sisi kepala
Muncul tunas mungil yang nantinya akan berkembang menjadi lengan dan kaki serta mulai terbentuk jari kaki dan tangan yang kecil.
Tabung saraf (otak, saraf tulang belakang dan jaringan saraf lain dari sistem saraf pusat) mulai terbentuk dengan baik.
Saluran pencernaan dan alat indera mulai berkembang, tulang mulai terbentuk yang menggantikan tulang rawan. Gerakan embrio dimulai meskipun ibu belum bisa merasakannya.
Janin memiliki panjang sekitar 2,54 cm dan beratnya sekitar 9-10 gram serta sepertiga dari tubuh bayi sudah mulai terbentuk yang terdiri dari kepala.
*Soal beser, saya punya cerita sendiri. tapi besok lagi aja ah. lagi males nulisnya.
(aah, swing mood again eva?)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment